Kamis, 13 Januari 2011

Hacker Serang Situs Pemerintah Tunisia

Sekelompok aktivis internet ‘menyerang’ beberapa situs pemerintah Tunisia sebagai bentuk protes atas sensor berlebihan di negara Afrika Utara tersebut.
'Anonymous', yang belum lama ini juga menyerang sejumlah situs serta layanan penentang WikiLeaks, kabarnya telah berhasil menutup situs resmi pemerintah, bursa efek, serta beberapa situs lain.

"Sebagai tambahan, kami juga telah mengambil langkah untuk memastikan setiap warga Tunisia bisa terhubung dengan internet secara anonym serta mengakses informasi tanpa harus diketahui oleh pemerintah," demikian pernyataan grup itu seperti dilansir Straits Times, Kamis (6/1/2011).

Grup tersebut mengklaim telah meluncurkan 'serangan' DDoS (distributed denial-of-service) kepada situs-situs resmi pemerintah Tunisia, dimana sejumlah besar komputer diperintahkan untuk memberatkan server situs yang bersangkutan dengan trafik virtual, melambatkan layanan, atau bahkan membuat situs tersebut offline sepenuhnya.

Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes mereka terhadap tingkatan sensor pemerintah Tunisia dalam aktivitas internet warganya. Selain memblok situs para blogger yang berseberangan dengan pemerintah, sensor juga diterapkan kepada situs seperti Flickr serta situs atau sumber berita manapun yang menyebutkan Wikileaks.

Berdasarkan indeks kebebasan pers yang diterbitkan lembaga pengawasan media, Reporters Without Borders, Tunisia memang menjalankan sensor yang cukup ketat. Terbukti, Tunisia berada berada di peringkat 164 dari 178 negara yang sering melakukan sensor di dunia maya

0 komentar:

Poskan Komentar