Minggu, 23 Januari 2011

Reporter Ejek Presiden di FaceBook, Di Tuntut


Mamdouh Hamamreh yang bekerja di stasiun televisi pendukung organisasi Hamas, Al-Quds, mengatakan bahwa pasukan keamanan telah menahannya pada September. Sebelum penangkapan, muncul gambar yang menghina presiden di halaman depan Facebook miliknya.

Gambar itu menunjukkan Presiden Mahmoud Abbas, pesaing Hamas, berdiri di dekat seorang aktor yang sedang memainkan peran penjahat di sebuah opera sabun Suriah.

Selanjutnya, Hamamreh dipenjara selama lebih dari 50 hari. Ia mengaku tidak ada hubungannya dengan pihak yang mengunggah foto itu di Facebook. Meski telah dibebaskan, Hamamreh tetap diadili karena namanya tercantum di foto tersebut.

“Saya melakukan penyensoran sendiri. Saya sangat berhati-hati dengan apa yang saya katakan,” ujar Hamamreh seperti dikutip dari Huffington Post.

Peristiwa ini mengundang kekhawatiran di masyarakat terkait kebebasan berekspresi di internet. Pasukan keamanan Abas memang sering memanfaatkan jejaring sosial untuk mengumpulkan bukti dalam menahan para pembangkang pemerintah.
November lalu, seorang bloger atheis ditangkap setelah memberikan komentar tidak pantas tentang Islam di Facebook.
Always With US BeaCheater

0 komentar:

Poskan Komentar