Rabu, 12 Januari 2011

FaceBook Buat Tampilan Profil Baru

Pada Desember tahun lalu, Facebook pernah memperkenalkan tampilan profil baru kepada pengguna. Ketika itu, lebih dari 500 juta pengguna Facebook di seluruh dunia dipersilakan mencoba dan menerapkannya di akun masing-masing.
Setiap orang diberikan waktu selama satu bulan untuk memilih apakah akan menggunakan tampilan profil yang baru aatu yang lama. Tapi mulai hari ini, setiap akun Facebook secara otomatis akan "dipaksa" menggunakan tampilan profil yang baru itu.

"Untuk bulan Desember, kami memberikan pilihan untuk memperbarui ke profil baru, dan ratusan juta pengguna sudah menerapkannya," kata seorang Facebook Engineer Philip Rha, di blog Facebook kemarin. "Dan mulai hari ini, kami akan membuat profil baru untuk semua orang."

Tampilan pada profil yang baru ini memang benar-benar berbeda. Pada salah satu contoh akun yang menggunakan profil baru, pengguna dapat memodifikasi seluruh wajahnya dari bagian-bagian foto yang terpisah.

Beberapa fitur di dalamnya juga diubah. Misalnya fitur antarmuka, akses ke foto, dan menampilkan rincian mengenai identitas pengguna, seperti pekerjaan, pendidikan. Untuk koneksi ke berbagai teman, profil baru ini menyediakan pengkategorian seperti teman kantor, teman sekolah atau sahabat.

Sayangnya, Facebook tak memberikan kompromi bagi pengguna yang masih menyukai tampilan profil yang lama. Seorang pengguna situs jejaring sosial itu, Bonnie Coomber, of the Cator Park School for Girls menyatakan tidak menyukai tampilan profil yang baru. "Kembalikan profil seperti dulu," katanya.

Pengguna lainnya, Tomasina McGinnity dan Filipe Monteiro juga mengatakan tidak menyukai profil yang baru tersebut. "Ini menyebalkan," keluh Monteiro. Adapula pengguna yang mempertanyakan kepana Facebook tidak memberikan pilihan bagi pengguna dan secara sukarela mengunakan tampilan profil yang baru. "Semua orang sudah mengeluhkan tampilan profil yang baru ini, tapi Facebook tak mau mendengarnya," kata Monica Baguchinsky Lunn. "Ketika Dewa Facebook sudah membuat keputusan, maka mereka tidak akan peduli dengan orang kecil."

0 komentar:

Poskan Komentar